#nyablak

Apakah Ide kamu sebrilian yang kamu pikirkan?

Minggu, 08 Februari 2015 01:08

Image by www.timsackett.com

Banyak orang berkata, ide itu mahal, saya kurang setuju. Buat saya ide itu murah.


Kita bisa bilang, Dekade ini benar benar era digital, semua muanya sudah digital. Era digital menurut saya dimulai sejak tahun 2007, saat peluncuran iPhone pertama kali, dimulai dengan tidak ada nya FM Radio di iPhone padahal its a must pada waktu itu. Memang iPhone laku keras, tapi sepertinya langkah Apple tidak mulus mulus amat.


Di Era digital, era keterbukaan ini, banyak sekali ide ide muncul, mencoba menjadi solusi dari pemasalahan kita, banyak konsep brilian yang lahir di dunia ini. Our life is much more easier today, right?


Buat saya pribadi, tidak ada yang namanya Ide / Konsep Brilian, they all are the same. Ide itu murah, yang mahal adalah Implementasi-nya, mungkin anda masih belum setuju, saya rasa, sebelum Mark Zuckerberg membuat Website miliaran dollar bernama Facebook itu, ratusan juta orang di dunia pasti sudah memikirkan ide dan konsep yang sama, tapi mengapa si Zuckerberg yang berhasil? Jawabannya karena Implementasi.


Untuk membuat Startup tidak hanya butuh ide saja, tapi juga uang dan koneksi, ide mah mudah, semua juga bisa, tapi kedua hal ini yang cukup sulit didapat oleh startup, punya uang tapi tidak koneksi pun sama saja, ujung ujungnya disitu situ saja, punya koneksi tapi gak punya uang pun vice versa.


Menurut saya, kebanyakan startup yang sukses itu bukan karena mereka punya konsep dan ide yang unik, tapi lebih ke arah SDM (Simple) atau Siapa Orang dibelakangnya (Panjangnya).


Mereka bisa lebih maju karena mereka punya Know How dan Expertise, they know what, how, when and where to do. Diakui atau tidak yaitulah kelebihannya.


Sekarang kalau kita mau debat sampai kapapun semua orang pasti bilang ide mereka berbeda dan unik, saya yakin! Saya beri contoh, saat Steve Jobs mempresentasikan iPhone dia bilang bahwa They invents the smartphone, but for real they didn't!


Para non-fanboy langsung bersatu padu membentuk barisan sakit hati. Tapi Dunia berkata lain, penjualan iPhone langsung melesat, kalau ada yang bertanya, apa saat itu tidak ada Smartphone yang lebih baik dari iPhone, jawabannya adalah BUANYAK. Mungkin Steve Jobs bisa berbangga karena prediksi bahwa Apple dapat merubah definisi smartphone itu terbukti.


Buat saya, tidak ada yang namanya Ide Unik, apalagi sampai ada yang bilang Ide itu Mahal, Ide itu murah, tapi implementasinya yang mahal!


That's why as a startup, we need to proof our concepts, right?

Read also

Tentang Penulis

Reza Adhi Jakarta

Systems Engineer, Jatuh cinta dengan teknologi, startup dan Programming. Punya harapan agar tulisan saya bisa memberikan pandangan lain tentang teknologi.