Wajib baca sebelum upgrade

Kenapa kamu harus Upgrade SSD daripada Memory

Minggu, 08 Februari 2015 19:30

HD Caddy for MacBook Pro

Buat saya, laptop adalah salah satu must have items di list yang saya miliki, karena pekerjaan saya yang memang berhubungan dengan dunia IT mewajibkan saya untuk bisa terkonek anytime, anywhere.


Tentunya saya tidak sendiri, kemungkinan besar anda juga sama seperti saya. Faktor pekerjaan yang bertambah berat tetapi laptop kesayangan tidak dapat mengimbangi, ya Booting nya lelet lah, ya ngehang mulu lah.


Bagi pengguna Microsoft Windows, saya rasa penurunan performa sudah tidak asing lagi, betul? solusinya simple, repair Windows anda, apabila hal tersebut tidak menyelesaikan masalah anda, berarti anda harus Clean Install Windows alias Format mat mat.


Saya pengguna Windows walau hanya di Desktop, konfigurasi saya simple, saya selalu install OS di Hard-disk terpisah. Maksudnya adalah dalam Desktop tersebut ada 2 Hard-disk, 1 untuk OS dan 1 lagi untuk data, karena suatu saat saya yakin PC saya akan butuh di format karena penurunan performa yang signifikan.


Tapi lupakan cerita diatas, kembali ke topik, berikut adalah beberapa hal yang harus kamu lakukan sebelum mempensiunkan Laptop Kesayangan kamu:


Upgrade with SSD

Looooohhh, kok bukan Memory dulu? Inti dari upgrade sebenarnya, anda keluarkan uang, dan anda pastinya ingin melihat peningkatan performa yang drastis kan? Nah SSD ini adalah jawabannya.


Kebanyakan laptop masih menggunakan Hard Disk Drive, kekurangannya adalah HDD bersifat mekanikal, ada benda yang berputar didalam, karena itu kadang pembacaan data di rasa kurang cepat. Hukum Gerak Newton menyatakan "Ada Aksi dan Reaksi" artinya suatu saat HDD Mekanikal anda akan entah berhenti berputar atau mulai menjadi sangat lambat.


Karena itu, untuk anda yang suka Upgrade Instan, saya sangat menyarankan membeli SSD, sayangnya harga SSD lumayan mahal, untuk ukuran 120GB rata rata harganya 1 jutaan, lumayan tinggi untuk penyimpanan, kapasitasnya kecil pulak!


Apabila anda mengikuti saran saya dan memutuskan untuk membeli SSD, maka saran saya selanjutnya adalah: Jangan lupa Beli HD Enclosure atau HD Caddy apabila laptop kamu mendukung, kenapa? Karena dengan harga yang ekstra mahal tersebut, kita jadikan SSD sebagai tempat kita nginstall OS aja, game dan media bisa kamu install di HDD lama kamu, irit space broh!


Kebetulan saat browsing saya menemukan HD Caddy untuk laptop saya, akhirnya tak boyong saja ke rumah, modal obeng dan cara installasi modal YouTube-an doang saya beranikan diri menginstall HD Caddy, ternyata gak susah kok, cuma 10 menit, laptop saya resmi mempunyai 2 tempat penyimpanan, SSD dan HD.


Saya bisa bilang upgrade SSD adalah salah satu hal pintar yang saya lakukan, cuma uang saya agak terbuang percuma dikarenakan hal berikut :


Upgrade Memory


Saat saya mengetahui soal kedahsyatan SSD, saya sudah melakukan pembelian Memory, kebetulan harganya juga hampir 2x lipat dari harga SSD 120GB, tapi karena memang keinginan saya untuk melakukan upgrade Memory ini sudah direncakan sejak lama (penasaran) 2 hari kemudian datanglah paket berisi Memory, bermodalkan Obeng langsung saya bongkar laptop kesayangan, 10 menit kelar. Booom, nyalain, Sayangnya saya tidak merasakan peningkatan performa, mungkin ada, tapi kayaknya kurang signifikan.


Saya lumayan kecewa, dikarenakan memang saya orangnya sedikit Pelit apalagi soal hal beginian, duhh, Tapi pada akhirnya saya belajar bahwa Upgrade Memory disaat anda butuh saja, kalau dengan Memory standar anda tidak pernah kepenuhan, dan laptop anda bukan digunakan untuk Render dan Jarang yang namanya Multi Tasking, then this is not for you!


Upgrade Memory apabila anda sering melakukan Multi Task dan Editing Media, saya rasa baru keluar peningkatan performa yang sebenarnya.


teman saya sampai berkata "Ngapain lo beli Memory, yang sekarang aja gak pernah penuh kan!" "Mending lo beli SSD!"


Jadi apabila anda mempunyai uang 1 - 2 jutaan, dan pingin upgrade laptop anda secara signifikan, beli SSD adalah pilihan yang terbaik, kecuali.. Gak ada kecuali, intinya Prioritaskan SSD daripada Memory.


Apalagi untuk Laptop, SSD lebih tahan banting karena tidak ada moving parts, cuma harus anda ketahui bahwa apabila SSD anda tiba tiba tidak berfungsi lagi, maka data anda tidak bisa diselamatkan, makanya buat saya pribadi SSD hanya untuk booting OS dan Aplikasi aplikasi utama saya saja. Sisanya ya HDD


Atau Solusi lainnya bisa dengan menggunakan sistem RAID, minimal anda selalu punya backup, tapi tentunya akan terjadi pengurangan performa.

Read also

Tentang Penulis

Reza Adhi Jakarta

Systems Engineer, Jatuh cinta dengan teknologi, startup dan Programming. Punya harapan agar tulisan saya bisa memberikan pandangan lain tentang teknologi.