I die a little inside when Indonesian startups dies

Minggu, 08 Februari 2015 01:12

Saya sama seperti anda, saya sangat bangga dengan negeri ini, impian saya untuk bangsa dan negara ini sangat banyak.


Dimulai tahun 2010an, mungkin bisa dibilang era nya startup, dengan mudahnya akses komunikasi, membuat semua orang ingin ambil bagian.


Makin banyak orang termotivasi setelah startup lokal yaitu Koprol.com diakusisi oleh Yahoo. Lahirnya satu persatu startup, mulai dari yang ngekor website yang memang sudah booming duluan, sampe yang benar benar Unik konsepnya.


Mereka berebut Kue, kue yang bernama pangsa pasar Indonesia, saling berebut memberikan solusi hingga kemudahan untuk masyarakat. Apalagi mereka di iming imingi kesuksesan pengusaha macam Bill Gates atau Mark Zuckerberg yang bisa menjadi milyader muda hanya dengan Facebook nya.


Saya kebetulan suka browsing di beberapa forum dan media sosial, setiap ada orang yang sedang memperkenalkan startup mereka, buru buru langsung saya daftar entah itu ide yang unik atau cuma copy paste konsep saja, beneran. Saya bela belain sampai follow media sosial nya biar saya bisa tahu bagaimana mereka mempenetrasi pasar.


Saya tahu beberapa yang akhirnya ngebooming, such as Tokopedia, but most of all, they just gone, gone like they never even there. Entah ada yang karena kehabisan modal, tidak bisa mendapatkan investor hingga memang konsepnya ternyata tidak sebrilian yang dipikirkan.


Buat orang yang iseng iseng mungkin nothing to lose, tapi buat mereka yang sudah menghabiskan waktu, uang dan tenaga, ah!


Saya tidak melarang untuk berkreasi, but please guys, its not as easy as you think. Your Idea maybe briliant, but again, yang menentukan ide kamu cuma 1, yaitu Hasil. They're all judging based on result. So before you spent all the resources you have, always remember that you have to give 200%.


Saya rasa suatu saat nanti kita akan lihat perusahaan berbasis teknologi asal Indonesia yang buka cabang di Silicon Valley.


To all my fellow Indonesian Technopreneurs, Sir, I SALUTE you!

Read also

Tentang Penulis

Reza Adhi Jakarta

Systems Engineer, Jatuh cinta dengan teknologi, startup dan Programming. Punya harapan agar tulisan saya bisa memberikan pandangan lain tentang teknologi.